Endah
(Customer Service)
085329990003 - Telkomsel
085726726003 - Indosat
infopusat3@gmail.com

Erwin (Neurotherapist)
081229229105
zonapesan@gmail.com

Hari kerja: Senin-Sabtu,
jam 08:00 - 16:00 WIB
|
Terdaftar di
Dinas Kesehatan
Praktek kami resmi
terdaftar di Dinas Kesehatan dengan STPT
No.
445/0232/11.25/2011 |
|
|
Apa itu Neurotherapy?
Di Amerika dan Eropa, Neurotherapy disebut
juga dengan nama Neurofeedback, Brainwave Biofeedback, atau Brainwave Therapy. Di Indonesia neurotherapy disebut dengan Terapi Gelombang Otak. Neurotherapy di
Indonesia masih merupakan hal baru sehingga wajar apabila banyak yang belum tahu.
Ketika Anda punya keluhan yang berkaitan dengan otak atau
pikiran, maka sebetulnya ada masalah gelombang listrik di otak Anda.
Neurotherapy dilakukan dengan cara mengukur gelombang otak Anda dengan EEG untuk
mengetahui adanya gelombang otak yang bermasalah di otak. Setelah itu, Anda akan
diberi stimulasi dalam bentuk audio atau visual untuk membantu Anda menormalkan
gelombang otak yang bermasalah. Dengan demikian, otak Anda akan berfungsi normal
dan terbebas dari keluhan yang selama ini Anda alami.
Neurotherapy adalah salah
satu cabang pengembangan dari biofeedback, yang notabene sudah dikenal luas oleh
masyarakat. Metode biofeedback yang sudah banyak dikenal antara lain EMG (untuk
relaksasi otot), GSR (mengencangkan kulit), serta latihan pernafasan dan suhu
tubuh yang banyak dipakai didunia medis selama bertahun-tahun.
Pada kurun waktu
terakhir ini neurotherapy dengan menggunakan alat EEG
(electroencephalogram)
lebih populer dibanding biofeedback. Karena neurotherapy terbukti mampu untuk
mengatasi tekanan stres dan mampu merilekskan tubuh, metode ini lebih efektif
karena langsung menuju sasaran yakni otak manusia dan memiliki efek yang lebih
panjang dibandingkan dengan metode biofeedback.
Neurotherapy menggunakan
arus balik (feedback) dari komputer untuk mengoptimalkan kinerja otak dengan jalan "mengajarkan"
cara mengendalikan gelombang otak. Dengan latihan tersebut seseorang bisa
dengan mudah mencapai kondisi level gelombang otak tertentu.
Sebagai contoh
dari neurotherapy ini adalah, jika seseorang memiliki kecenderungan berada
terus menerus pada level gelombang otak theta atau alpha saat diukur dengan
mesin EEG dibagian otak depan, maka kemungkinan ada gejala depresi atau gejala
obsesive-compulsive. Dengan neurotherapy maka bisa dilatih untuk meningkatkan
atau menurunkan gelombang otak yang ada sehingga bisa menurunkan frekwensi
gelombang otak yang sering terjadi sebelumnya. Secara otomatis
gejala-gejala yang muncul akibat dari aktivitas gelombang otak yang
terus-menerus bisa dihilangkan. Seiring berjalannya waktu maka otak bisa
mempelajari kebiasaan barunya yakni cara mengendalikan gelombang otak.
Neurotherapy, psikoterapi, dan pengobatan bekerja satu sama lain saling berkaitan, dan
terapi neurotherapy bisa digunakan untuk orang yang sedang dalam maupun orang
yang tidak dalam masa pengobatan. Metode ini telah berkembang selama kurang
lebih 30 tahun dan belum pernah ada catatan tentang efek samping yang dihasilkan. Meski terkadang seperti untuk kasus insomnia,
neurotherapy
tidak memberikan efek seseorang bisa langsung tidur pulas seperti obat tidur. Namun metode ini menstimulasi otak agar bisa tidur lebih nyenyak dan lebih mudah
sehingga perubahan bisa didapatkan untuk selamanya dan tidak menimbulkan efek
ketergantungan. Neurotherapy meberikan informasi ke otak secara cepat, dan
meminta otak untuk menerima informasi tersebut. Proses ini bisa
diterapkan oleh otak dengan sendirinya setelah otak terbiasa menerima informasi
dari luar dan didukung dengan gelombang otak yang sesuai.
Permasalahan di bidang medis
yang bisa diatasi dengan neurotherapy antara lain: ADHD, Depresi, Bipolar
Disorder, Kecemasan, Panic attacks, Post-Traumatic Stress Disorder, sering
marah-marah (tidak bisa mengontrol emosi), Dissociative Disorders, Conduct
Disorder, Trauma otak akibat kecelakaan, Stroke, Migrain, Kepenatan yang kronis,
Autism, Gangguan Perkembangan Pada Anak, Masalah Belajar Pada Anak, Kecanduan
Alkohol, Ketergantungan narkoba, Epilepsy dan dan masih banyak lagi. Anda bisa
melihat daftar manfaat neurotherapy di halaman
Manfaat Neurotherapy |
|